Panduan Lengkap BNI Financial Planner

BNI Financial PlannerDi era digital seperti sekarang ini, banyak orang yang sudah memanfaatkan fasilitas Internet Banking. Dengan Internet Banking, kita bisa mengecek saldo, transfer, dan melakukan pembayaran-pembayaran lain secara online lewat Internet. Nah, dengan Internet Banking BNI, kita bisa melakukan hal yang lebih dari itu. Ada fitur menarik dari BNI Internet Banking, yaitu, BNI Finansial Planner. Dengan fitur unik ini, kita bisa menganalisis keuangan pribadi kita. Kita bisa mengkategorikan transaksi kita, melihat diagram pemasukan-pengeluaran, mengatur tujuan keuangan, dan lain-lain. Wow, menarik kan?

Kenapa perlu merencanakan keuangan?

Financial Risk

Sebenarnya, perlu tidak sih kita merencanakan keuangan? Dalam kondisi “baik-baik saja”, dalam arti semua pengeluaran kita tercover oleh pendapatan, mungkin kita dengan mudah mengeluarkan uang tanpa perlu pikir-pikir panjang. Tetapi, roda kehidupan berputar. Ada kalanya kita butuh uang mendadak, ada kalanya kita atau keluarga kita sakit, ada kalanya kita perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar, ada kalanya kita berhutang dan harus dilunasi pada jangka waktu tertentu. Di sini lah kita perlu mengatur perencanaan keuangan, dengan fungsi utama untuk memproteksi keuangan kita agar mampu bertahan menghadapi resiko. Dengan perencanaan keuangan yang matang, kita bisa lebih survive menghadapi naik-turunnya kehidupan.

Merencanakan Keuangan

Kita semua juga punya mimpi. Kita menginginkan tempat tinggal yang nyaman, alat transportasi yang nyaman, anak-anak yang sukses, atau mungkin jalan-jalan ke luar negeri. Tanpa perencanaan keuangan yang matang, cita-cita yang membutuhkan dana besar bakal sulit tercapai. Perencanaan keuangan yang baik akan membantu mempercepat terwujudnya cita-cita kita.

Untuk keperluan perencanaan keuangan itu, kita bisa menggunakan fasilitas BNI Internet Banking, melalui fitur Pengelolaan Keuangan Pribadi. Saya akan berbagi pengalaman menggunakan fitur-fitur pengelolaan finansial pribadi dengan BNI Internet Banking.

Panduan ini disusun secara sistematis, detail, dan lengkap sehingga Anda mudah untuk mengikutinya & tidak menemui kesulitan ketika mencoba mempraktekkannya.

Persiapan menggunakan Internet Banking

Pertama, jika Anda belum memiliki rekening BNI, tentu Anda harus membuka rekening BNI terlebih dulu dengan cara mendatangi BNI terdekat dan mengaktifkan Internet Banking.

Secure Internet

Mungkin Anda bertanya-tanya, aman atau tidak menggunakan Internet Banking? Internet Banking sangat aman. Yang penting, gunakan password yang kuat, dengan kombinasi angka, huruf besar, huruf kecil, dan simbol. Selalu akses Internet banking dari laptop atau komputer personal di kantor atau di rumah, bukan di komputer yang dipakai bersama seperti Warnet. Install antivirus yang selalu up-to-date.

Pada saat pengaktifan Internet Banking, kita bisa memilih alat pengaman otentifikasi dengan e-secure atau m-secure, yang berguna menghasilkan kode unik, sehingga setiap transaksi keuangan tidak hanya mengandalkan password Internet Banking. Dengan memakai e-secure atau m-secure ini, walaupun password kita bocor ke orang lain, orang lain tetap tidak bisa bertransaksi di rekening Internet banking kita.

BNI e-secure

E-secure menggunakan perangkat elektronik yang sering disebut token. Setiap kali kita akan melakukan transaksi lewat Internet Banking, token akan menghasilkan kode unik. Kelebihan menggunakan e-secure, kita bisa menyimpang e-secure di tempat yang aman dan tidak perlu dibawa-bawa untuk meminimalisasi resiko hilang. Kelemahannya, setiap kali kita akan bertransaksi lewat Internet banking, alat ini harus selalu ada. Kadang ketinggalan kan?

BNI m-secure

M-secure menggunakan aplikasi yang diinstall pada handphone kita. Handphone kita bisa berbasis Android, iPhone, atau Java. Kode unik akan dihasilkan dari aplikasi m-secure. Kelebihan memakai m-secure, kita tidak perlu membawa alat tambahan. Kekurangannya, karena handphone itu sering dibawa-bawa, resiko hilang lebih besar. HP juga kadang error dan harus diflash ulang. Ketika ada masalah di HP inilah kita harus menghubungi costumer service BNI.

Login ke Internet Banking

Login ke Internet Banking BNI sangat sederhana. Yang penting, alamat yang Anda masukkan haruslah benar. Selalu mengecek kolom alamat di browser Anda. Pastikan dimulai dengan https://ibank.bni.co.id/. Jangan sampai terjebak ke wesite lain dengan nama atau tampilan mirip yang kemungkinan dibuat oleh hacker/cracker.

Akses Fitur Pengelolaan Finansial Pribadi

Setelah Anda login ke Internet Banking BNI, ada menu paling kanan, yaitu pengelolaan Finansial Pribadi. Di menu inilah kita bisa mengelola keuangan kita, seperti membuat kategori atau mengatur tujuan keuangan.

Menganalisis transaksi berdasarkan kategori

Nah ini menu favorit saya, kita bisa mengatur transaksi-transaksi yang terjadi pada rekening bank kita berdasarkan kategori. Setiap transaksi dikelompokkan sebagai pemasukan atau pengeluaran. Kemudian kita dapat leluasa membagi kategori berdasarkan kebutuhan kita. Misalnya, kategori, gaji, penarikan ATM, pembayaran kartu kredit, pembayaran rekening listrik, pembayaran taksi online, dan lain-lain.

Dengan cara ini, kita bisa mencari transaksi di menu mutasi rekening (Rekening -> Mutasi Tabungan dan Giro) dengan lebih cepat.

Cara menambah kategori adalah dengan cara mengklik menu sebelah kiri Atur Kategori, selanjutnya klik tombol tambah kategori.

Cara menambah kategori adalah dengan cara mengklik menu sebelah kiri Atur Kategori, selanjutnya klik tombol tambah kategori. Pada saat memasukkan kata kunci, gunakan kata kunci sesuai deskripsi transaksi. Deskripsi transaksi ini dapat dilihat pada menu Rekening -> Mutasi Tabungan dan Giro.


Misalnya kita memiliki transaksi berbunyi:
TRANSFER DARI PERUSAHAAN XYZ

kita bisa menggunakan kata kunci TRANSFER DARI.

Mulai sekarang, Anda bisa melihat mutasi transaksi berdasarkan kategori. Ini sangat memudahkan kita mencari transaksi-transaksi yang ingin kita ketahui. Kalau kita tidak menggunakan fitur kategori ini, mencari transaksi harus dilihat baris per baris!

Melihat Laporan Keuangan

Fitur ini sangat menarik. Pada menu ini kita dapat melihat laporan keuangan pada rekening kita berupa:

  1. Diagram Analisis Anggaran
  2. Diagram Analisis Arus Kas

Dengan Diagram Analisis Anggaran, kita bisa menganalisis apakah anggaran kita sesuai dengan yang kita rencanakan atau tidak. Pembanding yang digunakan adalah nilai nominal yang kita masukkan pada saat membuat kategori. Misalnya, pada gambar di bawah ini terlihat bahwa anggaran PENARIKAN TUNAI yang direncanakan sebesar Rp 4.000.000,00, tetapi pada kenyataannya telah terealisasi Rp 5.500.000,00. Dengan diagram analisis anggaran, ini kita bisa mengetahui dengan cepat pos-pos anggaran mana yang sudah terealisasi sesuai rencana, belum sesuai rencana, dan melebihi rencana.

Dengan Diagram Analisis Arus Kas, kita bisa melihat perbandingan pemasukan-pengeluaran dalam satu grafik. Hal ini sangat penting untuk mengontrol pengeluaran tidak lebih besar daripada pemasukan. Bisa-bisa saja dalam bulan-bulan tertentu pengeluaran membengkak melebihi pendapatan, namun hal seperti itu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Contoh diagram arus kas terlihat seperti di bawah ini.

 

Menentukan Tujuan Keuangan

Fitur yang tidak kalah menarik dari BNI Financial Planner (Pengelolaan Keuangan Pribadi) adalah kita bisa membuka rekening penampungan tujuan keuangan kita, selanjutnya mengeset transfer otomatis ke rekening tujuan kita. Semua itu bisa kita lakukan secara instant tanpa harus datang ke Bank! Cukup dengan online dari rumah atau kantor Anda.

Pertama-tama, untuk menentukan tujuan keuangan, kita buka menu Pengaturan Tujuan, kemudian klik tombol Tambah Tujuan Keuangan seperti terlihat di gambar ini. Di sini dicontohkan kita menetapkan tujuan keuangan untuk piknik ke Singapura dengan anggaran Rp14.000.000 yang akan dicicil sampai akhir tahun.

Selanjutnya kita akan menetapkan target dan nominal yang harus ditransfer ke rekening penampungan setiap bulannya. Besarnya nominal ini akan muncul setelah kita mengklik tombol klik di sini, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Selanjutnya, kita akan diarahkan ke halaman pembukaan rekening baru yang akan menjadi rekening penampungan tujuan keuangan kita. Rekening baru ini dapat kita buat tanpa harus datang ke bank. Kemudian, Anda akan diarahkan menuju halaman transfer otomatis. Dengan menggunakan fitur ini, kita jadi disiplin dan tidak terlewat atau lupa menyisihkan dana untuk merealisasikan tujuan keuangan kita.

Merencanakan Keuangan

Demikianlah panduan lengkap Pengelolaan Finansial Pribadi yang merupakan fitur Internet Banking BNI. Pengelolaan finansial yang baik akan mempermudah Anda mencapai target-target dalam hidup Anda, seperti menyekolahkan anak, berwisata, atau memiliki rumah dan kendaraan yang nyaman. Mudah-mudahan berguna bagi Anda. Selamat mencoba. Kalau ada pertanyaan atau komentar, jangan ragu untuk mengisi di kolom komentar.

penulis: Oka Mahendra
Oka Mahendra adalah peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Pusat Penelitian Informatika.

9 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.